Menjelajah Brisbane #Southbank Parklands

Setelah frute bis.PNGlu agak mendingan, bersyukur ada klinik di kampus jadi bisa dapat advice dan tahu beli obat yang mana. Syukurlah ampuh.

Karena akomodasinya saya  sudah dapat saya sempatkan untuk jalan-jalan untuk mengeksplor kota cantik ini.

Eksplorasi dimulai dari membuka google untuk melihat tempat-tempat yang bisa dikunjungi di Brisbane, pilihan saya jatuh ke Southbank River, saya pengen foto di tempat yang ada tulisan cantik BRISBANE. Malam sebelum tidur saya lihat jadwal dan nomer bis yang harus dinaiki. Okay, setelah lihat jadwal pergi dan pulang, I’m calling out the night (sebuah idiom untuk “cukup untuk hari ini dan waktunya istirahat.)

Mungkin karena kelelahan dan juga obat flu yang mengandung rasa ngantuk, tidur saya kebablasan, bangunnya hampir jam 8, padahal rencana saya untuk tiba di Southbank adalah jam 8. Ternyata bersyukur juga sedikit kebablasan karena setelah tiba masih sangat sepii disana, kepagian datangnya.

Sengaja siapin roti dan selai buat sarapan untuk dibawa. Saya sempetin minum susu panas (susu di Australia enak banget!!). Langsung go ke tempat bis (buat yang ingin tahu, saya berangkat sendiri ya.. :)). Berlagak seperti layaknya orang yang sudah tinggal lama di Brisbane, begitu bis yang saya tunggu datang, kaki

20170525_083939dengan ringan melangkah naik bus.

Setelah dalam bis, ternyata ga bisa rileks, agak tegang, takut kelewatan. Meskipun sudah ada tulisan di google map bahwa waktu perjalanan 28 menit, tetap saja mata saya sudah melotot sejak perhentian pertama (akting yang parah..hehe), akhirnya capek sendiri karena ada sekitar 14 perhentian bis sebelum tiba di Cultural Center.  Ini nama tempat perhentian busnya. Setkah turun barulah ngerti karena disekitarnya banyak sekali gedung kesenian.

Menurut google sih, perhentian bis ini yang paling dekat untuk jalan-jalan ke Southbank. Begitu turun dari Bis saya liat lagi google map, untuk menemukan arah jalan kaki, ternyata tak perlu karena ada tanda-tanda jalan yang membantu pejalan kaki.

Begitu langkah dimulai menuju kebawah Jembatan, mulut saya menganga karena indahnya, ya ampun, betapa agungnya ciptaanMu ya Tuhan. Rasanya bersyukur sekali bisa ditibakan di kota yang seindah ini. Southbank Parklands ini adalah kawasan destinasi wisata yang sangat popular di Brisbane ada Wheel atau kincir, taman-taman, jalur untuk sepeda atau jogging atau skating, pelabuhan ferry untuk yang hendak menikmati kota menggunakan ferry, conservatium,  Pagoda, taman hutan tropis buatan, kolam renang, museum dan gedung-gedung yang ditujukan untuk teater dan orkestra serta banyak kafe dan tempat makan menarik dan juga ada platform nama BRISBANE yang ikonik. Yang luar biasanya adalah masuk gratis…ga pake bayar. Udah bayangin kalo ini jakarta, weleh, pasti bayar dulu sebelum masuk. Pake toilet juga mesti bayar, udah ditulis malah harganya di dinding.

Daripada sulit menjelaskan, selanjutnya biar gambar saja yang berbicara. Harap maklum kameranya cuman pake pocket camera dan banyakan ngambil foto pake kamera HP.

Cara saya menikmati tempat ini adalah dengan berjalan-jalan, berfoto, beli makan siang dan minum kemudian disantap di pinggir taman sambil menikmati keramaian dan keindahan kota ini. Sangat bersyukur untuk kesempatan ini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: