Mencari Akomodasi di Australia

Meskipun saya menggunakan judul “mencari” akomodasi, saya bersyukur sudah menemukan akomodasi saya dalam waktu pencarian yang tidak begitu lama hanya seminggu. Karena rencana suami yang juga akan menyusul maka saya mencari unit untuk kami berdua dan beberapa pertimbangan lainnya. Syukurlah bisa mendapat yang sudah furnished dengan harga  240 AUD per week. Meskipun lokasinya tidak lagi dekat dengan kampus  (15 menit dengan bus) tapi dekat dengan pusat perbelanjaan dan stasiun bis.

Foto : unit yang saya tinggali sekarang

Sebagai penerima beasiswa AAS, pertama kali tiba di Australia setiap awardee akan menerima settlement fee sejumlah AUD 5,000 yang sangat cukup untuk menemukan rumah dan membeli furnitur. Settlement ini diberikan sebagai biaya hidup untuk dua minggu pertama dan juga digunakan untuk pembayaran sewa akomodasi, bond (semacam uang jaminan yang dibayar dimuka), belanja furniture dan keperluan rumah atau pribadi lainnya.

Dalam proses mencari-mencari akomodasi bagi penerima AAS anda akan sangat beruntung karena akan mendapatkan materi tentang hal ini dua kali baik di PDT dan juga di kelas IAP di Australia nanti.

Pencarian akomodasi disini dilakukan  secara online terlebih dahulu. Berikut adalah dua website yang biasanya saya gunakan untuk mencari akomodasi. Website ini bisa digunakan untuk mencari akomodasi di kota-kota lainnya di Australia

https://www.domain.com.au/

https://www.realestate.com.au/buy/

Selain browsing informasi mengenai akomodasi bisa kita dapatkan juga dari teman-teman mahasiswa Indonesia lainnya karena selalu ada yang pulang setiap tahun setelah lulus. Jadinya, biasanya ada yang menanyakan rumah mereka atau barang-barang lainnya yang ditawarkan dengan harga murah seperti peralatan dapur, furnitur, dll.

Di Australia untuk menyewa akomodasi kita perlu mengetahui beberapa hal:

  1. Bond

Ini adalah uang jaminan yang kita perlu bayar di muka. Bond biasanya sebesar 4 minggu sewa. Harga sewa rumah maupun kamar di Australia di hitung per minggu dan dibayar per dua minggu (fortnight) sekali. Bond ini berfungsi sebagai uang jaminan. Apabila masa kontrak kita selesai dan tidak lagi kita perpanjang bond ini akan digunakan untuk membayar apabila terdapat kerusakan pada rumah atau kamar yang kita sewa. Jika tidak maka kita bisa menerima bond kita kembali seutuhnya.

2. RTA (Residential Tenancy Authority)

Bond yang disebutkan di atas tidak kita bayarkan ke pemilik rumah atau agen property tetapi ke pemerintah tepatnya ke RTA cukup melalui transfer rekening. Rekening RTA akan diberikan oleh pihak agen atau pemilik rumah.

 

  1. Istilah-istilah yang sering digunakan

Shared house (tinggal dengan penghuni rumah lainnya)

Ensuite room (kamar dengan kamar mandi dalam)

Studio (kamar dengan dapur dan kamar mandinya sendiri)

House/townhouse (rumah)

Landlord (Pemilik rumah/agen property/ bpk/ibu/kos)

Granny flat (seperti satu unit/kamar yang lengkap dengan dapur dan kamar mandinya sendiri terpisah atau memiliki akses sendiri dari rumah utama)

Furnished (sudah lengkap dengan furniture seperti tempat tidur, kursi, meja, peralatan makan, kulkas, microwave, lemari, dll)

Unfurnished (tanpa furniture)

All bill included (biaya sewa sudah termasuk biaya listrik, gas dan internet)

Inspection (waktu dimana kita melakukan inspeksi untuk akomodasi yang kita minati, sebelum memutuskan untuk menyewa)

  1. Hal-hal yang harus diperhatikan
  • Jarak rumah dari perhentian bis terdekat
  • Garasi (apabila beli mobil disini)
  • Jarak rumah dengan sekolah (bagi yang membawa anak usia sekolah)
  • Akomodasi yang dekat dengan kampus biasanya memiliki biaya sewa yang lebih mahal
  • Bagi yang memiliki 2 anak atau lebih, harus menyewa rumah minimal dengan 2 kamar tidur (ketentuan pemerintah)

 

  1. Cara mencari akomodasi

Mencari akomodasi di Australia sedikit berbeda dengan di Indonesia, disini kita perlu melakukannya secara online  terlebih dahulu. Apabila kita sudah menemukan beberapa pilihan akomodasi yang kita tertarik, kita perlu menghubungi nomor telepon agen rumah/property tersebut. Agen akan memberikan jadwal “inspeksi” kepada kita. Kita tidak bisa melihat property di luar waktu inspeksi tersebut. Pada waktu inspeksi, bersiap-siap juga untuk membawa fotocopy paspor dan juga bank statement atau surat keterangan dari kampus  menyatakan status kita sebagai mahasiswa (untuk penerima AAS, dalam surat itu juga biasanya berisi besar beasiswa kita per bulan yang biasanya diminta oleh agen apabila kita ingin mengajukan sewa property).

  1. Kisaran harga akomodasi

Kisaran harga akomodasi sangat bergantung pada berbagai kondisi seperti apakah lokasinya berada di pusat kota atau di suburb, dekat kampus (lebih mahal) atau jauh dari kampus, furnished atau unfurnished, dan tipe akomodasi yang hendak dicari. Bagi yang membawa keluarga perlu mempertimbangkan aspek ini.

Kota-kota seperti Melbourne dan Sydney memiliki biaya sewa rumah yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Australia. Untuk di Brisbane sendiri,

harga sewa biasanya berkisar sebagai berikut:

kamar                                   150-230 AUD per minggu

studio                                   240-320 AUD per minggu

Rumah 2 kamar                 370-520 AUD per minggu

Uang sewa akomodasi di Australia dibayar per dua minggu berlaku untuk semua tipe akomodasi. Untuk penerima beasiswa AAS tidak perlu khawatir terlambat bayar karena kita menerima stipend yang diberikan setiap dua minggu sekali.

semoga tulisan ini bermanfaat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: