Kebesaran Tuhan dalam ciptaanNya: Ikan Paus di Moreton Bay

Bermula dari ajakan teman seruangan yang ingin sekali ikut wisata ke Moreton Bay untuk melihat Ikan Paus disana, namun karena tak ingin pergi sendirian dia mengajakku. Tentu saja ajakannya ku sambut gembira sekali karena aku juga ingin rehat sejenak dari rutinitas rumah-kampus-rumah dan meninggalkan sejenak lembaran-lembaran jurnal yang harus dibaca.

Aku dan temanku punya alasan yang hampir sama, satu kami sama-sama jenuh dengan rutintas kampus dan ingin rehat, dua, kampus menawarkan harga diskon 50% untuk tiket tersebut. Harga normalnya adalah 100AUD yang turun jadi 50% untuk mahasiswa Griffith (lumayan mahal apalagi dirupiahkan, tiket ini sudah termasuk bus PP, kapal dan makan siang di atas kapal). Tiga, kami tidak ingin wisata sendirian, jadi ingin ada teman yang sama-sama ikut. Empat, kami belum pernah melihat ikan Paus dan benar-benar penasaran dan bersemangat untuk melihatnya.

Setelah membeli tiket secara online, aku menandai kalender untuk mengingatkanku. Sabtu, 12 Agustus 2017, pukul 08.00 pagi kumpul di Universitas, demikian bunyi kalenderku. Hari yang ditunggu itu akhirnya tiba, aku bangun lebih pagi dari biasanya, dan tiba di kampus cukup awal. Semakin lama jumlah siswa semakin bertambah, sekitar 60an siswa sudah berkumpul, dan perlu dua bis untuk membawa kami semua ke Moreton Bay yang ternyata tidak jauh dari kampus hanya 30 menit.

Tiba di pelabuhan Moreton Bay, kami menggunakan kapal kecil ke Pulau Moreton, sesampai di pulau indah tersebut, kami turun ke pulau untuk berganti dengan kapal yang lebih besar dan cantiknya kapaaalnya (aku berharap Feri Sofifi-Ternate atau Tobelo-Morotai bisa seperti itu haha* I wish). Cantiknya kapal besar ini luar dalam, karena memang ditujukan untuk wisata, maka jendelanya lebar-lebar sehingga cukup mudah menikmati pemandangan meski dari dalam kapal. Perjalanan sudah ditempuh 45 menit menuju Moreton Bay dilanjutkan dengan kapal besar ini untuk 50 menit ke spot dimana ikan Pausnya biasa berada.

 

Foto : Pulau Moreton, dan Tongooloma Jet ship yang saya naiki untuk melihat Paus

Begitu tiba di spot yang dimaksud, kapal berhenti. Untuk beberapa waktu ombak yang agak lumayan menggoyang kapal dan membuat beberapa penumpang termasuk aku terpaksa harus m**t*h karena mabuk laut. Tapi begitu the first majestic whale do the breaching, suddenly the sea sick gone away, like nothing happen!. Ketika ikan paus pertama muncul dalam kelompok jadi ada yang bergerombol sekitar dua hingga lebih dalam satu kelompok melakukan breaching dimana mereka muncul ke permukaan untuk mengambil oksigen, kadang dilanjutkan dengan lompatan. Energi dari semua penumpang terasa bangkit lagi, “ooh”, “waah”…”woow”, “whoah” adalah kata-kata yang terdengar berkali-kali. Setiap kali si Paus dan teman-temannya muncul di berbagai sisi kapal. Ikan lumba-lumba ternyata tak mau ketinggalan jadi bintang panggung, mereka juga ikut muncul ke permukaan satu demi satu  dan bermain di sekitar kapal.

Australia benar-benar luar biasa begitu ramahnya hewan-hewan ini, yang sama sekali tidak takut untuk mendekat dan bermain-main disekitar kapal. Saat itu kami melihat ikan Paus dari jarak puluhan bahkan ratusan meter, ku pikir hal itu juga baik untuk keselamatan, mengingat jika kapal terlalu dekat dengan mahkluk dengan berat beberapa ton tersebut  yang kadang naik ke permukaan air dan melompat masuk kembali atau sesekali memukulkan ekornya ke laut, bisa mengguncang atau memiringkan kapal, dan siapapun termasuk saya tidak ingin itu terjadi.

Hatiku benar-benar bergetar, aku dalam pesona yang tak terkatakan. Setiap kali Ikan Paus muncul, kekaguman dari setiap orang tidak bisa dibendung. How on earth there is a giant creature like this?. Aku pun terheran dengan kekaguman dan kegentaran yang terasa setiap kali Ikan Paus muncul ke permukaan. Ini barulah ciptaan-Nya, betapa lebih hebat, agung dan menggentarkan Sang Pencipta. Unimaginable!

Syukurlah temanku membuat video ikan Paus tersebut, yang aku bagikan disini. Tidak semua ikan Paus yang muncul bisa ditangkap dalam foto karena memang sulit, setiap kali kamera menyala mereka tidak muncul dan disaat yang tidak disangka-sangka mereka muncul.

Satu fakta yang begitu baik dari Ikan-ikan Paus ini adalah 30 tahun lalu mereka hampir punah dan jumlahnya hanya tinggal ratusan saja, tetapi sejak kawasan laut selatan Australia dinyatakan sebagai wilayah konservasi ikan Paus, upaya ini membuahkan hasil hingga jumlah ikan Paus saat ini bisa kembali pada angka ratusan ribu. Ikan Paus ini bermigrasi dari laut Antartica yang dingin menuju laut Australia pada musim Juni-September untuk musim kawin dan beranak karena air lautnya yang hangat. Jadi tak heran pada waktu seperti itu, mereka yang ke laut di sekitaran Laut Selatan Australia akan sering menjumpai gerombolan ikan Paus.

Terima kasih Austrlia untuk upaya konservasi yang sudah dilakukan, sehingga saya boleh menyaksikan 15 Ikan Paus yang bermain dan menyuguhkan pemandangan yang begitu indah, menyegarkan dan akan sulit terlupakan.

Iklan

3 respons untuk ‘Kebesaran Tuhan dalam ciptaanNya: Ikan Paus di Moreton Bay

Add yours

  1. I love reading, and more i love to read your writing Ane 👍👍😍🌈🌄
    God bless your study in Aussie, Ane 🌹💐🌼
    Jesus Christ loves 💖

    Im waiting for your next journals (I always read those)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: